Rabu, 14 Juni 2017

KERAJINAN ASLI KARIMUNJAWA YANG SEKARANG SUDAH DILARANG UNTUK DIPERJUAL BELIKAN

Kerajinan asli Karimunjawa yang sekarang sudah di larang diperjual belikan yaitu kerajinan sisik penyu, kerajinan sisik penyu dulu menjadi kerajinan yang paling banyak di uber para wisatawan dan sekarang kerajinan sisik penyu tidak diperjual belikan karena penyu di karimunjawa kini semakin sedikit habitatnya jadi dilarang untuk dijadikan kerajinan.

Di pesisir pantai utara Pulau Jawa, tepatnya di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Terdapat sebuah pulau yang sangat indah, yaitu Karimunjawa. Dengan hamparan pasir putih dan air yang sangat jernih, merupakan pemandangan yang sangat luar biasa dengan suasana yang masih alami, asri dan tenang masih sangat terasa.

Karimunjawa juga merupakan salah satu Taman Nasional Laut di Indonesia, yang menjadi salah satu tujuan wisata yang tidak kalah keren dengan tujuan wisata lainnya di Indonesia, dengan kondisi laut yang dipenuhi dengan keindahan terumbu karang serta ikan berwarna-warni di dalam laut akan menjadi daya tarik untuk bermain-main di dalam air.

penyu karimunjawa
Gambar 1.1 Penyu Sisik

Kepulauan Karimunjawa menjadi surga dari para penyelam. Kegiatan berenang, menyelam, atau snorkeling akan terasa menyenangkan dilakukan di dalam jernihnya air. Karimunjawa adalah rumah bagi terumbu karang, hutan bakau, hutan pantai, serta hampir 400 spesies fauna laut, di antaranya 242 jenis ikan hias Beberapa fauna langka yang berhabitat disini adalah Elang Laut Dada Putih, Penyu Sisik, Penyu Putih.

Selain dimanfaatkan daging dan telurnya, karapas dari penyu (penyu sisik) dimanfaatkan untuk kerajinan, seperti kalung, gelang dan cincin. Keterlibatan masyarakat di sekitar pulau tidak hanya dapat diatasi dengan melarang masyarakat mengambil telur penyu atau menangkap penyu, karena dengan melarang tanpa memberikan alternatif solusi tidak akan memberikan manfaat bagi kedua pihak (masyarakat dan taman nasional).

Cara yang mungkin dapat dilakukan yaitu mengikut sertakan kelompok masyarakat dalam upaya pelestarian yaitu dengan menjadi pendamping dalam kegiatan yang berhubungan dengan pelestarian, misal : mendampingi peneliti penyu, memberi informasi keberadaan sarang penyu dan menjaganya. Dengan cara ini selain menambah pemasukan finansial dari masyarakat juga akan membantu upaya pelestarian.

Menyebarkan informasi mengenai penyu seperti :

Cara Berkembang Biak

cara berkembang biak, tempat hidup, pemangsa, kondisi pantai bertelur penyu, gangguan yang menghambat populasi penyu. Saat ini sudah terbentuk dua kelompok pelestari penyu di Desa Karimunjawa dan Kemujan.

Dengan bantuan dana dari Pembinaan Daerah Penyangga Taman Nasional Karimunjawa, kelompok pelestari penyu dapat melakukan pembuatan tempat penetasan semi alami, pembuatan karamba atau bak pemeliharaan tukik dan pembuatan kaos penyu.

Komitmen dari semua pihak yang terkait menjadi modal utama bagi upaya konservasi. Selama tiga tahun ini memang banyak kendala yang dihadapi baik dari intern dan ekstern Taman Nasional Karimunjawa tapi diharapkan semua itu dapat menjadi bahan evaluasi bagi langkah konservasi penyu di Taman Nasional Karimunjawa.